Berbagi tanpa Batas

Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Maret 2012

Sinopsis dan Review Film The Lorax 2012

with 0 Comment
Sinopsis Film The Lorax 2012-Semua yang ada di Thneed-Ville memang artifisial. Bukan hanya rumah dan jalan, bahkan sampai pohon pun tak ada yang benar-benar asli. Kota ini dibatasi tembok tinggi dan tak seorang pun penghuninya boleh melewati tembok ini. Semuanya sudah tersedia dan tak ada gunanya keluar dari batas kota. Semua orang patuh, kecuali Ted (Zac Efron). Ted harus melewati batas kota untuk mencari apa yang jadi impian Audrey (Taylor Swift).

Audrey ingin melihat pohon yang sesungguhnya, bukan sekedar replika buatan manusia. Kalau itu yang diinginkan Audrey, Ted akan mencarinya. Apa pun akan ia lakukan untuk mendapatkan perhatian gadis yang jadi pujaan hatinya ini. Tentu saja ini bukan perkara gampang tapi tekad Ted sudah bulat. Ia harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada pohon-pohon yang dulu tumbuh bebas di muka bumi.

Perjalanan panjang mempertemukan Ted dengan Once-ler (Ed Helms). Once-ler memang bukan pribadi yang ramah. Ia sengaja mengasingkan diri dari keramaian. Dari Once-ler pula Ted mengenal nama The Lorax (Danny DeVito) yang konon bertekad melindungi alam ini dari kerusakan. Sayang usaha The Lorax gagal. Semua pohon kini sudah musnah. Satu-satunya harapan yang tersisa adalah bila Ted berhasil menemukan benih pohon dan ini bukan sesuatu yang gampang.

Film animasi berbasis 3D buatan Illumination Entertainment ini dibuat berdasarkan buku cerita anak-anak karya Dr. Seuss. Selain kisahnya yang penuh pesan moral, film ini juga didukung banyak nama besar sebagai pengisi suaranya. Chris Renaud – sang sutradara – berhasil meyakinkan Danny DeVito, Zac Efron, Taylor Swift, Ed Helms, dan Betty White untuk ikut mengisi suara karakter animasi dalam film ini.

Informasi Film
Genre : Animasi
Tanggal Rilis : 2 Maret 2012
Sutradara : Chris Renaud
Pemain : Danny DeVito, Zac Efron, Taylor Swift, Ed Helms, Rob Riggle, Betty White, Jenny Slate
Naskah : Ken Daurio, Cinco Paul
Produser : Chris Meledandri, John Cohen, Janet Healy
Distributor : Universal Pictures
Situs Resmi : www.theloraxmovie.com

Trailer Film The Lorax 2012

Selasa, 13 Maret 2012

Review Game Plants Vs Zombies

with 0 Comment
MalvinShare-hallo teman-teman blogger, pada postingan kali ini saya akan mereview lagi, tapi berbeda tema dari postingan sebelumnya tentang 8 Fakta Unik Tentang Rahasia Pembuatan Animasi Shaun The Sheep, kalau postingan saya tentang 8 Fakta Unik Tentang Rahasia Pembuatan Animasi Shaun TheSheep bertemakan film, kali ini tema review saya bertemakan games.

Siapa sih yang tak kenal bahkan tak pernah memainkan game Plants Vs Zombies. Game lucu yang berkisah tentang pertempuran antara para zombie dan para tanaman ini dibuat sekaligus diluncurkan oleh Popcap Games, sebuah perusahaan game American video game developer dan publisher yang berada di Seattle, Washington, United States. Untuk versi iOSnya diluncurkan pada Februari 2010 dan Versi Xbox Live Arcadenya diluncurkan pada tanggal 8 September 2010.

Game ini booming di Indonesia bahkan diseluruh dunia pada tahun 2010-2011. Pada game ini kita sebagai pemain disuruh untuk mempertahankan sebuah rumah dari serangan para zombie dengan menggunakan tanaman-tanaman yang memiliki kemampuan khusus untuk menghalau serangan para zombie. Para zombie pun tak kalah hebat dari para tanaman, mereka juga mempunyai keahlian khusus seperti Zombie Disco yang mempunyai keahlian dance seperti Michael Jackson, mungkin tokoh zombie inilah favorit saya, sangat unik dengan keahliannya ngedance sekaligus dapat menghidupkan empat prajurit zombie yang bisa dance pula. Pada game ini apabila kamu sudah menyelesaikan level yang kamu mainkan, kamu akan diberikan bonus tanaman baru yang memiliki keahlian khusus untuk kamu gunakan pada level-level berikutnya. Pada set terakhir game ini, kamu akan berhadapan dengan dr. Zombie, zombie yang paling kuat. Dr Zombie mengendalikan sebuah zombie robot raksasa, zombie robot mempunyai keahlian mengeluarkan bola lahar api dan bola es yang mampu menghancurkan tanaman kita, namun kita sebagai pihak para tanaman, kita juga mempunyai jurus ampuh untuk melawannya, yaitu dengan tanaman cabe yang digunakan apabila zombie robot mengeluarkan bola es dan tanaman frozer plant atau tanaman pembeku yang digunakan untuk mengantisipasi serangan bola lahar api dari zombie robot.

Mungkin seperti itulah sedikit review saya tentang game Plants Vs Zombie, bagi teman teman yang belum memiliki game ini bisa langsung mendownload di situs resminya yaitu Popcap.com. untuk game ini sudah memiliki versi terbarunya yaitu Versi 2 dan 3 bisa dilihat di PlantsVsZombies.info, bagi teman-teman yang ingin mendownload game Plants Vs Zombiesnya Full tanpa trial bisa mencarinya di Google dengan keyword “download game Plants Vs Zombie Full Version”. Semoga bermanfaat.

Senin, 12 Maret 2012

8 Fakta Unik Tentang Rahasia Pembuatan Animasi Shaun The Sheep

with 0 Comment
MalvinShare-Sangat berbeda dari postingan saya sebelum yang bertemakan tentang Tutorial Blogger, kali ini saya akan bahas tentang Serial Animasi Shaun The Sheep dengan 8 Fakta Unik Tentang Rahasia Pembuatannya.


Siapa sih yang tak kenal dengan tokoh animasi Shaun The Sheep, dari balita sampai kakek-kakek pasti kenal dengan tokoh animasi ini, tokoh animasi domba dengan bulunya yang putih, lucu dan menggemaskan ini sangat digemari, karena alur ceritanya yang mudah dicerna dan mampu menghibur semua umur. Di Indonesia sendiri, animasi Shaun The Sheep telah ditayangkan oleh dua stasiun TV swasta lokal yaitu MNC TV dan B Channel, kedua-duanya mampu mengatur waktu tayang yang pas untuk di tonton audience di Indonesia sehingga membuat serial animasi ini mendapat tempat khusus di hati para pencintanya.


Shaun The Sheep pertama kali muncul di televisi pada tahun 1995 dalam film A Close Shave dengan karakter Wallace dan Gromit anjing. Durasinya hanya empat menit tetapi membuat orang banyak menyukainya. Dan sejak itu, Shaun memiliki acara TV sendiri di BBC yg dibuat oleh studio produksi Aardman.

Berikut adalah 8 Fakta Unik Tentang  Rahasia Pembuatan Animasi Shaun The Sheep yang diambil dari berbagai sumber :

1. Pembuatan Storytime
Sebuah episode bermula dari ide cerita yang sederhana. Ide tersebut diserahkan pada tim scriptwiters untuk diolah menjadi cerita yang bagus.

Kemudian diserahkan pada storyboard artist untuk membuat story linenya, tahap ini juga membantu set dressers, prop-makers, model-makers, riggers dan cameramen untuk mempersiapkan pengambilan gambar dan apa saja yang diperlukan.

2. Persiapan Scene
Rumput di pertanian dibeli dari hobby center, dicat hijau untuk mendapatkan corak rumput yang pas, ditambah dengan rumput ilalang dan bunga aster.

Gumpalan kecil hitam juga disebar untuk mendapatkan efek kotoran domba. Rumput ini kemudian dibentangkan di atas baja berlubang untuk mendapatkan pondasi yang bagus. Animator kemudian dapat menggunakan magnet untuk menjaga karakter di tempat, dan menggunakan baja untuk memasang pohon, rumah pertanian, gudang dan bagian lainnya dari set tersebut tetap pada tempatnya.

3. Pembuatan Model
Model-makers membuat domba dengan terlebih membentuk badan, kemudian membungkus tubuh mereka dengan wool putih. Bulu tersebut kemudian dikotori sedikit dan kaki yang terbuat dari silikon ditambahkan. Dan terakhir kepala yang dapat dipasang dan dilepas dibadan.

“Kami memiliki sejumlah badan, beberapa mempunyai empat kaki, dan beberapa hanya dua, tergantung pada scene,” kata Chris.

4. Propping Up
Property maker dipanggil untuk membuat segalanya dari handuk pantai berukuran domba, untuk mainan mandi untuk Timmy, dan bahkan meja untuk adegan sihir.

Prop maker Helen Javes berkata: “Semuanya dibuat manual, sehingga sangat rumit. “Bahkan kaki meja dibuat manual untuk mendapatkan bentuk yang tepat.” Tetapi pekerjaan prop maker bukan tanpa risiko. Jari teriris pisau tajam, dan terbakar akibat panas dari lem adalah resiko pekerjaan sehari-hari.

5. Ekspresi Mata
Mata domba memiliki lubang kecil sehingga mereka dapat dimanipulasi untuk membuat mereka melihat ke kiri, kanan, atas, bawah.

Setiap animator juga memiliki puluhan kelopak mata khusus buatan – potongan kecil dari plastisin berbentuk kubah ungu yang dapat ditambahkan ke bola mata membuat berkedip domba, atau terlihat mengantuk.

Karena domba-domba itu tidak berbicara, mereka menggunakan ekspresi untuk menceritakan kisah atau memberikan momen komedi . “kelopak mata merka adalah siksaan bagi animator mata”.

6. Penyimpanan
Bila tidak digunakan, domba dan potongan domba dapat ditemukan disimpan dalam di rak di antara ruangan studio di Aardman, di sini animator dapat menemukan kaki cadangan untuk Shaun, sedikit bulu ekstra, dan satu atau dua domba yg rusak!

7. Komedi Slapstik
Terlepas dari beberapa embikan dari Shaun dan teman-temannya, gongongan dari Bitzer dan dengusan dari Petani, Shaun and the sheep adalah serial TV diam.

Tetapi sementara Gromit memiliki suara Wallace untuk menjaga cerita terjadi dalam film-film mereka, Shaun tidak memiliki kemewahan itu.

“Lebih mudah untuk menganimasikannya karena lip-sync adalah salah satu aspek yang paling memakan waktu untuk animator,” ujar Chris.

8. Sabar dan Teliti
Karakter dalam Shaun and the sheep bergerak 25 kali per detik, berarti animator harus mengatur ulang adegan 1.500 kali hanya satu menit dari rekaman. Mereka rata-rata menyelesaikan tujuh detik rekaman/harinya.

Sepertinya tidak begitu banyak, tetapi bila dibandingkan dengan Wallace and Gromit: The Curse of The Were-Rabbit and Chicken Run, mereka bekerja dengan kecepatan sangat tinggi.

Referensi :

Protect by